Monday, March 28, 2011

Labrador Retriever


Anjing Labrador Retriever adalah anjing yang terpopuler dan terbanyak dalam registrasi-nya di Amerika pada saat ini. Mengapa demikian? Bukankah apabila sekilas dilihat mirip dengan anjing kampung? Apakah Labrador adalah "Golden" yang berbulu pendek?

Labrador dan Golden bisa disamakan atau dimiripkan dalam satu dan lain hal, namun kedua jenis ini adalah BERBEDA. Ini bisa dilihat dari standarisasinya. Adapun kemiripan mereka adalah kedua jenis ini termasuk kedalam jenis Retriever dan sangat suka terhadap air. Dan juga mereka adalah anjing keluarga yang sangat handal, mempunyai tempramen yang sangat bagus. Labrador lebih dipilih mungkin karena perawatan bulunya yang jauh lebih mudah dari pada saudaranya Golden. Pemeliharaannya juga termasuk cukup gampang. Labrador termasuk ke dalam kategori double coated breed atau memiliki 2 lapisan bulu. Lapisan bulu dalamnya (undercoat) yang menjadi pelindung memungkinkan Labrador untuk terjun ke air dingin tanpa merasa kedinginan.

Benarkah Labrador = anjing kampung? Ini tergantung persepsi kita. Apabila ditinjau dari tempat asalnya di Newfoundland, Ya, Labrador adalah anjing kampung DISANA! Tetapi kalau di Indonesia tidak tepat apabila dikatakan demikian. Sebagai contoh, bisakah kita menemukan seekor anjing kampung yang hitam secara keseluruhan tanpa ada bercak putih di bulunya? Dapatkah anjing kampung yang berwarna hitam bila dikawinkan dengan yang berwarna kuning menghasilkan anak yang tanpa belang-belang, hitam polos dan kuning polos? Adakah anjing kampung yang mempunyai struktur seperti Labrador? Sama halnya dengan anjing Kintamani yang merupakan anjing kampung di Bali, Basenji adalah anjing kampung di AFRIKA. Mereka adalah anjing trah yang sudah hidup dan di kembang biakan sedemikian rupa sehingga sudah memiliki suatu pattern atau pola yang melekat kuat dalamnya.

Labrador dipakai oleh pemburu dalam berburu burung dan hewan-hewan kecil lainnya (bukan berburu babi hutan atau hewan besar lainnya ). Biasanya pemburu di Eropa memakai 2 jenis anjing dalam berburu, yaitu COCKER SPANIEL dan LABRADOR. Cocker berfungsi untuk flushing (menyerbu tempat berkumpulnya burung atau hewan lainnya sehingga mereka terbang dan lari dari tempat persembunyiannya). Sehingga memungkinkan pemburu untuk mulai menembaki mereka. Labrador dipakai untuk mengambil hasil buruan yang sudah ditembak, baik di semak-semak ataupun di air dan mengembalikannya kepada sang pemburu (retrieving). Labrador lebih dipakai dalam retrieving karena mempunyai keunggulan yang lebih baik di bandingkan dengan jenis lainnya, yaitu mempunyai soft mouth. Maksudnya adalah dalam mengambil buruannya, mulut labrador demikian lembutnya sehingga tidak akan meninggalkan bekas gigitan pada hewan yang diambil dengan mulutnya.

Dari manakah asal mula Labrador Retriever ini? Siapakah yang mempopulerkan jenis anjing ini?

SEJARAH

Berbeda dengan namanya, Labrador Retriever bukan berasal dari daerah Labrador di Canada, namun berasal dari daerah Newfoundland yang juga terletak di Canada sekitar tahun 1820-an.

Pada tahun 1822, Earl Of Malmesbury II yang pertama kali melihat seekor anjing hitam (black water dog) di Poole Harbour. Karena kekagumannya terhadap anjing ini, kemudian ia membawaya ke Inggris. Ia menyebut mereka ‘Little Newfoundlanders’.

Karena menganggap namanya yang terlalu panjang, Earl Of Malmesburry III, seorang duda yang dengan serius mulai membiakan jenis ini, mengganti namanya menjadi LABRADOR. Lord Malmesburry kemudian memberikan beberapa anjingnya kepada Duke Of Buccleuch dan dari sinilah kemudian Labrador Retriever ini mulai menyebar ke kalangan bangsawan Inggris pada mulanya dan kemudian ke seluruh Inggris dan bahkan keseluruh dunia! Para bangsawan yang terlibat dalam pelestarian Labradors ini selain yang disebutkan diatas antara lain: Lady Jacqueline Barlow, Viscount Knutsford III, Lorna Countess Howe, bahkan Her Majesty Queen Elizabeth II. Sang Ratu Inggris ini sangat menyenangi jenis Labrador ini bahkan sampai mempunyai kennel untuk Labrador dengan nama Sandringham. Kennel Sang Ratu Inggris ini cukup disegani dalam Field Trial, dimana biakkan Sang Ratu ini sangat handal dan beberapa diantaranya telah menyandang gelar FT.Ch. (Field Trial Champions). Fondasi Kennel Sang Ratu ini berasal dari biakan Countess Howe (Banchory Labrador) yang diberikan kepada Alm. King George VI.

Perkembangan Warna & Standarisasi Pada Labrador Retriever

Pada mulanya Labrador yang dikenal hanya Labrador yang berwarna HITAM saja. Apabila dalam proses breeding muncul warna kuning, maka sang breeder tidak akan berani mengakuinya. Bahkan Lorna, Countess Howe pernah mengatakan kepada seorang temannya yang menanyakan Labrador Kuning kepadanya,”Labrador adalah anjing HITAM”. Walaupun pada akhir hayatnya ia berfoto juga dengan Labrador kuning diantara Tim Labrador Hitamnya.

Pada awal abad ke-20, beberapa breeder seperti Keluarga Rasclyffes dan Mrs. Wormald mulai menyukai warna kuning pada Labrador ini dan dengan sengaja membiakkannya. Ini terjadi sebelum Perang Dunia, walaupun mereka tidak diakui untuk beberapa tahun lamanya. Bahkan dalam Crufts Dog Show (Dog Show paling bergengsi di Inggris), seorang assisten juri pernah mencoba untuk menyuruh Mrs. Wormald dengan salah satu dari Knaith Labradors-nya menuju ke ring Golden Retriever, namun ditolak dengan keras olehnya. Labrador kuning pertama yang diregistrasi oleh The Kennel Club (Inggris) adalah Ben Of Hyde pada tahun 1899. Ben adalah cikal-bakal Labrador kuning yang ada sekarang.

Kemudian disekitar tahun 1930-an, Lady Ward dari Chiltonfoliat Labradors, berusaha membiakkan dan membangun warna Liver (Coklat), namun tidak segampang diakui seperti halnya warna kuning. Dan walaupun beberapa breeder membiakkannya dengan sengaja diantara dan setelah kedua Perang Dunia, mereka baru mulai dikenal. Dan hanya pada Standar Labrador yang direvisi pada tahun 1950 kemudian warna Liver/Coklat mulai diakui. Mrs. Mary Roslin Williams adalah juri pertama yang memberikan CC kepada Labrador Coklat betina milik Mrs. Pauling, Ch. Cookridge Tango, Champion Labrador Coklat yang pertama.

Labrador Retriever di Inggris pernah hampir terpecah menjadi 2 varieties, Hitam dan Kuning pada tahun 1925, warna coklat sudah ada waktu itu namun belum diakui. Labrador kuning sempat memiliki standarisasi tersendiri dan Klub sendiri pula. Untunglah kedua warna ini tidak jadi terpisah dan standarisasi untuk warna hitamlah yang dipergunakan dan kemudian disempurnakan kembali pada tahun 1950, dimana pada revisi ini warna coklat sudah diakui. Standarisasi Labrador ini sudah beberapa kali mengalami perubahan. Revisi atau perubahan yang terakhir dilakukan pada tanggal 24 Juni 1987 di Jerusalem. Standarisasi inilah yang dipakai dan dikenal oleh FCI dan berlaku di negara-negara anggotanya di seluruh dunia, kecuali bila ditentukan lain oleh Breed Club di negara bersangkutan.

Walaupun dalam rating-nya Labrador (sama seperti Golden Retriever) adalah termasuk kedalam kategori “Excellent Watch Dog”, namun ia bukanlah Guard Dog. Maksudnya disini adalah walaupun ia bisa menggonggong jika ada orang asing, tetapi kita tidak bisa mengharapkannya untuk menyerang orang. Apabila anda ingin anjing yang bisa menjaga properti anda, maka Labrador bukanlah anjing yang cocok untuk anda. Anda harus mencari anjing penjaga (Guard Dog). Walaupun pernah ada kabar yang mengatakan bahwa Labrador menyerang orang untuk melindungi jiwa tuannya yang dalam keadaan bahaya.

Keunggulan-keunggulan Labrador

- Tempramennya yang sangat luar biasa baik

- Gundog yang istimewa

- Anjing keluarga yang sangat baik

- Sangat baik dan dapat dipercaya terhadap anak-anak kecil.

- Retriever yang istimewa

- Lebih disenangi sebagai guide dog (anjing penuntun) untuk orang-orang cacat.

- Gampang / mudah untuk dilatih

-Bila disosialisasikan dari awal, akan bisa digabung bersama dengan hewan peliharaan lainnya, seperti: kucing dan bahkan hamster

- Perawatan bulu yang relatif lebih mudah

- Punya insting natural yang kuat untuk menyenangkan hati majikannya

- Sangat mencintai majikannya dan juga keluarga majikannya

Jangka Waktu Hidup

Diperkirakan dapat hidup sampai 15 tahun.

No comments:

Post a Comment